Jembatan yang merupakan jalur provinsi penghubung antara Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Jember itu mengalami kerusakan di bagian tepi dengan panjang kurang lebih 5 meter dan lebar sekitar 3 meter. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan tersebut cukup membahayakan pengguna jalan karena menjadi akses utama transportasi antarwilayah.
Mendapat laporan kejadian, aparat gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi. Kapolsek Bondowoso AKP Jarno Miroto, S.H bersama Babinsa Kelurahan Nangkaan Serma Mulyadi, personel Dinas Perhubungan serta BPBD Kabupaten Bondowoso turun langsung melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Sekitar pukul 18.00 WIB, petugas mulai melakukan penjagaan ketat dan mengarahkan kendaraan yang melintas agar lebih berhati-hati.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pada pukul 18.30 WIB dilakukan penutupan setengah badan jalan dengan sistem buka-tutup secara bergantian. Langkah ini diambil guna mengurangi beban jembatan serta menjaga keselamatan pengguna jalan yang melintasi jalur tersebut di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
Selain pengamanan, petugas juga melakukan koordinasi lintas instansi serta melaporkan kejadian kepada komando atas untuk penanganan lebih lanjut. Masyarakat dan pengguna jalan diimbau agar tetap waspada, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mempertimbangkan jalur alternatif apabila kondisi cuaca kembali memburuk. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan langkah perbaikan agar akses vital penghubung Bondowoso–Jember kembali normal dan aman dilalui.


