Pada Sabtu (2/5), Babinsa Sertu Agus Budi turun langsung memimpin pemasangan bekisting dan perakitan rangka besi, tahapan krusial sebelum pengecoran dilakukan. Di tengah aliran sungai yang cukup deras dan medan yang menantang, sinergi antara TNI dan masyarakat terlihat solid.
Kehadiran Babinsa tak sekadar memantau, tetapi juga terlibat langsung dalam pekerjaan fisik. Ia mengoordinasikan warga, memastikan pekerjaan berjalan aman, serta menjaga kualitas konstruksi agar jembatan yang dibangun kokoh dan tahan lama.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini dinilai sangat vital. Selama ini, akses penghubung antarwilayah desa masih terbatas dan berisiko, terutama saat musim hujan.
Dengan adanya jembatan tersebut, mobilitas warga diharapkan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.
Warga setempat menyambut baik keterlibatan Babinsa yang dinilai mampu membangkitkan semangat gotong royong. Kehadiran aparat teritorial di lapangan juga memberikan rasa aman sekaligus mempercepat proses pembangunan.
Secara terpisah, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito menegaskan bahwa peran aktif Babinsa merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu kesulitan rakyat di wilayah binaan.
“Babinsa harus hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi. Kegiatan ini adalah bentuk nyata pengabdian TNI dalam mendukung percepatan pembangunan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Dengan kolaborasi erat antara Babinsa dan masyarakat, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan rampung tepat waktu dan menjadi akses vital yang menghubungkan harapan baru bagi warga Desa Gading Sari.


