Angin Kencang Lumpuhkan Jalur Mengok–Jambesari, Babinsa Dan Warga Bergerak Cepat Evakuasi Pohon Roboh



Bondowoso – Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso ,mengakibatkan sebuah pohon jenis Nyamplong roboh dan menutup total Jalan Raya Mengok–Jambesari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.50 WIB di Dusun Gumuk Gung RT 33 RW 09, Desa Mengok, menyebabkan kemacetan kendaraan hingga kurang lebih satu kilometer. Berkat respons cepat Babinsa bersama unsur terkait, akses jalan berhasil dibuka kembali tanpa adanya korban jiwa maupun kerugian material.Jumat,(24/7/2026)

Babinsa 0822/09 Desa Mengok Pujer kodim 0822/Bws Rem 083/BDJ bersama Piket Koramil 0822/09 Pujer menjadi garda terdepan dalam penanganan kejadian tersebut. Setibanya di lokasi, petugas langsung berkoordinasi dengan warga untuk mengamankan area sekaligus melakukan pembersihan ranting dan batang pohon yang menutup badan jalan. Upaya tersebut mendapat dukungan dari Satpol PP Kecamatan Pujer, BPBD Kabupaten Bondowoso, perangkat desa, serta masyarakat sekitar yang bergotong royong mempercepat proses evakuasi.

Sekitar pukul 16.50 WIB, tim BPBD Kabupaten Bondowoso tiba di lokasi dengan membawa peralatan pemotongan pohon. Bersama Babinsa dan unsur lainnya, proses pemotongan batang serta evakuasi material pohon berlangsung hingga akses Jalan Raya Mengok–Jambesari kembali dapat dilalui kendaraan secara normal. Kecepatan penanganan ini berhasil mencegah kemacetan berkepanjangan sekaligus mengurangi potensi risiko kecelakaan bagi para pengguna jalan.

Salah seorang saksi, Wahid (40), sopir pikap asal Kecamatan Maesan, mengapresiasi kesigapan aparat di lapangan. Menurutnya, pohon tumbang terjadi secara tiba-tiba akibat terpaan angin yang cukup kencang. “Kami sempat berhenti karena jalan benar-benar tertutup. Syukur Babinsa, BPBD, dan warga langsung bergerak sehingga jalan tidak lama kemudian bisa dilalui kembali. Penanganannya sangat cepat,” ungkapnya.

Babinsa Desa Mengok menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pengabdian dalam memberikan rasa aman dan membantu mengatasi kesulitan warga, termasuk saat terjadi bencana alam. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat diharapkan terus terjalin agar setiap kejadian darurat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan efektif. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang maupun bencana hidrometeorologi lainnya selama cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Bondowoso.

Tags