Tak Tunggu Api Membesar! Kodim 0822 Bondowoso Bersama BPBD Gelar Apel Siaga Karhutla, Perkuat Sinergi Demi Selamatkan Hutan dan Keselamatan Warga

 


Tak Tunggu Api Membesar! Kodim 0822 Bondowoso Bersama BPBD Gelar Apel Siaga Karhutla, Perkuat Sinergi Demi Selamatkan Hutan dan Keselamatan Warga

Bondowoso – Memasuki puncak musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kodim 0822/Bondowoso bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso menggelar Apel Siaga Karhutla di halaman Makodim 0822/Bondowoso, Selasa (04/08/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapten Inf Nanang dan diikuti oleh personel TNI, BPBD, Satpol PP, Damkar, serta unsur terkait lainnya.

Apel siaga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesiapsiagaan personel sekaligus membangun sinergi lintas sektor guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat terjadi sewaktu-waktu selama musim kemarau.

Dalam arahannya, Kapten Inf Nanang menekankan bahwa keberhasilan penanganan Karhutla sangat ditentukan oleh kesiapan personel, kecepatan bertindak, serta koordinasi yang solid di lapangan. 

Seluruh personel diminta selalu siap siaga, memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta mampu merespons setiap laporan masyarakat dengan cepat dan tepat.

Ia juga mengingatkan bahwa ancaman Karhutla bukan hanya berdampak pada rusaknya kawasan hutan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat akibat kabut asap, merusak lahan pertanian, menghambat aktivitas ekonomi, hingga mengancam keselamatan jiwa apabila tidak segera ditangani.

"Kesiapsiagaan adalah kunci utama. Jangan pernah menunggu api membesar baru bergerak. Pencegahan harus menjadi prioritas karena jauh lebih efektif dibandingkan penanggulangan ketika kebakaran sudah meluas," tegas Kapten Inf Nanang di hadapan peserta apel.

Selain pengecekan kesiapan personel, apel juga menjadi sarana memastikan seluruh peralatan pendukung, sistem komunikasi, dan mekanisme koordinasi antarinstansi berada dalam kondisi siap digunakan apabila terjadi keadaan darurat.

Kodim 0822/Bondowoso juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya Karhutla.

Melalui kolaborasi yang erat antara TNI, BPBD, pemerintah daerah, relawan, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan setiap potensi kebakaran dapat dideteksi sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat sebelum meluas menjadi bencana.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam Apel Siaga Karhutla ini menjadi bukti bahwa perlindungan terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kesiapsiagaan yang terus ditingkatkan, Kabupaten Bondowoso diharapkan mampu menghadapi musim kemarau dengan aman, menjaga kelestarian hutan, melindungi sumber daya alam, serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan apel berlangsung dengan tertib, penuh semangat, dan lancar. Seluruh peserta menunjukkan komitmen tinggi untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta siap bergerak kapan pun dibutuhkan demi menjaga Bondowoso tetap hijau, aman, dan bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

"Karhutla bukan hanya soal api yang membakar hutan, tetapi juga tentang menjaga masa depan lingkungan, melindungi kehidupan masyarakat, dan mewariskan alam yang lestari bagi generasi mendatang. Karena itu, mencegah jauh lebih baik daripada memadamkan."